Mangkir Panggilan ke-3, KPK: Setnov Bisa Dijemput Paksa

Senin, 13 November 2017 | 16:16
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Setya Novanto.

INDOPOS.CO.ID - Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) kembali mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setnov seharusnya hadir ke KPK sebagai saksi atas perkara korupsi Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyebut, pihaknya sudah bekerja sesuai aturan. Selain itu, sesuai Undang-Undang pihaknya juga bisa mengambil langkah penjemputan paksa.

"Itu salah satu yang dibolehkan Undang-Undang untuk memanggil secara paksa. Kalau seandainya terpaksa. Kami berharap beliau hadir," ujar Laode usai membuka sebuah kegiatan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Meski begitu, Laode sendiri memiliki keyakinan bahwa Setnov akan menghadiri panggilan penyidik. "Saya yakin beliau akan datang,"sambungnya.

Seperti diketahui, Ketua DPR RI Setya Novanto kembali mangkir dalam pemeriksaan ebagai saksi atas tersangka Direktur Utama PT Quadra Sultion Anang Sugiana Sudiharjo (ASS) dalam kasus proyek e-KTP. 

Alasannya, pemanggilan atas Setnov oleh KPK belum mendapat izin dari presiden. Bahkan pagi tadi KPK telah menerima surat tentang ketidakhadiran Setnov.  "Alasan yang digunakan (mangkir) adalah terkait izin presiden," kata Febri ketika dikonfirmasi sebelumnya. (nda)
 

Editor : Riznal Faisal
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%