Menkumham Akui Ada Alternatif Hilangkan Hukuman Mati

Selasa, 10 Oktober 2017 | 20:31
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Menkumham Yasonna H Laoly (Dok.JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID - Beberapa pengiat hak asasi manusia (HAM) menolak keras adanya hukuman mati yang diterapkan di Indonesia. Mereka menganggap cara yang dilakukan pemerintah tidak sesuai.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly mengaku sampai saat ini pihaknya masih mencari jalan terbaik, untuk memberikan hukuman bagi para terpidana.

"Masih (hukuman mati) dan sedang dicari win-win solution," ujar Yasonna Laoly saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10).

Menurut Yasonna Laoly saat ini banyak pandangan ada yang setuju dilakukan hukuman mati, dan juga menolak. Terkait dengan itu, pihaknya masih mencari jalan terbaik hukuman apa yang diberikan kepada terpidana.

"Kemenkumham mengambil posisi di tengah saja, karena ada dua arus pikiran berbeda dan beda pandangan (mengenai hukuman mati)," kata Yasonna Laoly.

Ungkap Yasonna ada cara untuk menghilangkan vonis yang diberikan terhadap narapidana dengan status hukuman mati. Caranya terpidana tersebut dalam 10 tahun dievaluasi. Apabila berkelakuan baik maka hukuman mati bisa dihilangkan. Namun cara itu masih berupa wacana saja.

"Misalnya berkelakuan baik itu bisa diubah (tidak memberikan hukuman mati). Itu jalan keluar yang mau diambil," pungkas Yasonna Laoly.(cr2/Gunawan Wibisono) (put/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%