Rita Widyasari Batal Ajukan Praperadilan

Selasa, 10 Oktober 2017 | 06:27
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Rita Widyasari. Foto: dok

INDOPOS.CO.ID-Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengurungkan niatnya mempraperadilankan status tersangka yang menjerat dirinya. Kepastian itu disampaikan Noval El Farveisa, penasihat hukum Rita, Senin (9/10).

”Bunda (Rita) bilang kepada saya sebaiknya kami masuk ke pokok perkara saja,” ujarnya kepada Kaltim Post (INDOPOS GROUP) melalui sambungan telepon. Intinya, lanjut dia, Rita menyatakan dirinya siap mengikuti proses pemeriksaan dan hukum. “Jadi, saya mempersiapkan berkas-berkas dan bukti membela beliau di persidangan nanti,” sambungnya.

Keputusan ini diambil setelah Noval bertemu Rita di Cabang Rumah Tahanan (Rutan) KPK Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan. Pria berbadan tambun itu mengungkapkan, sebelum keputusan tersebut diambil Rita, dia bersama tim memang berencana mengajukan gugatan praperadilan Rabu (11/9). “Klien saya kemudian punya pertimbangan lain (batal mengajukan praperadilan),” tegasnya.

Keputusan ketua DPD Golkar Kaltim itu menimbulkan dugaan bahwa dia tak akan maju ke Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Korwil Kalimantan DPP Golkar Andi Sofyan Hasdam belum berani memberikan tanggapan terkait keputusan Rita.

Dia menyatakan, keputusan terakhir Golkar Kaltim adalah menunggu proses praperadilan Rita selesai. “Selama proses berlangsung, DPP tak akan menunjuk pelaksana tugas (plt) ketua DPD Golkar Kaltim atau mengganti bakal calon gubernur yang akan kami usung,” terangnya.

Sofyan menegaskan, sementara ini mereka masih berpegang pada keputusan tersebut. Dia menerangkan baru mendengar informasi ini dari Kaltim Post. Mantan wali kota Bontang itu menuturkan mesti melaporkan hal ini ke DPP Golkar. “Baru menunggu kebijakan apa yang akan diambil kemudian,” terangnya.

Dia enggan mendahului keputusan DPP untuk menanggapi masalah ini. Terlebih, kasus yang menjerat Rita bukanlah hasil operasi tangkap tangan (OTT), melainkan pengembangan kasus oleh KPK. Jadi, mereka masih memegang asas praduga tak bersalah dan tak bisa menggeser jabatan seseorang begitu saja. Rita hingga sekarang masih bakal calon gubernur dari Partai Golkar. (*/fch/ril/rom/k8/Kaltim Post/JPG)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%