KPK Berharap Setnov Cepat Sehat

Rabu, 13 September 2017 | 20:52
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Febri Diansyah. Foto: Jaa Riska/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Juru bicara KPK Febri Diansyah membenarkan ada surat yang masuk ke meja KPK dari DPR RI. Surat dengan kop DPR RI tertanggal 12 September 2017 tersebut perihalnya tentang aspirasi/ pengaduan masyarakat. Surat itu ditujukan kepada Ketua KPK dan ditembuskan pada pimpinan DPR, pimpinan Komisi III dan pihak pengadu. 

"Jadi kalau dibaca dari isi surat yang ditandatangani bapak Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyampaikan bahwa sebelumnya saudara SN (Setya Novanto) sebagai pihak pengadu sebagai masyarakat mengirimkan surat kepada DPR agar DPR menyampaikan permohonan yang disampaikan SN tersebut kepada KPK," ujar Febri di Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (13/9/2017).

Dalam isi surat tersebut ada dua hal yang disampaikan, yakni terkait proses praperadilan yang sedang berjalan dan proses penyidikan yang juga sedang berjalan. 

"Jadi isi surat pada pokoknya pimpinan DPR atau Wakil Ketua DPR atau Korforkam menerima surat dari SN tertanggal 7 September 2017 perihal pemberitahuan proses hukum praperadilan dan pemeriksaan KPK atas nama SN," terangnya.

Dalam surat Setnov itu, menurut Febri dikemukakan sekitar empat poin, yang secara umum terkait dengan proses praperadilan yang sudah diagendakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan proses pemeriksaan yang sedang berjalan di KPK. 

"Kemudian pada poin empat disebutkan bahwa terkait surat panggilan KPK tertanggal 6 September 2017 kepada saudara SN sebagai warga masyarakat, SN menghormati proses hukum dan selalu taat pada aturan itu. Dan SN memohon kepada pimpinan DPR RI untuk menyampaikan surat pemberitahuan kepada KPK tentang langkah praperadilan tersebut dan melakukan penundaan pemeriksaan kepada SN," papar mantan aktivis ICW itu.

Kemudian ia mengatakan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu isi surat tersebut. Namun dia memastikan proses praperadilan akan tetap berjakan karena itu adalah hal yang terpisah dengan proses penyidikan.

"Sampai dengan hari ini kami masih mengagendakan pemeriksaan terhadap saksi untuk tersangka SN dan surat pemanggilan berikutnya sudah kami sampaikan kepada SN untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

"Jadi kita berharap di panggilan ini, yang bersangkutan datang dan tentu yang bersangkutan sudah sehat dan bisa memenuhi pemeriksaan tersebut,"tambahnya.

Selanjutnya ketika ditanya apakah surat tersebut merupakan intervensi DPR dalam ranah hukum, Febri enggan menanggapinya dan beralasan sedang mempelajari dengan cermat. "Bagaimana prosesnya sampai surat itu keluar dan apakah itu merupakan keputusan bersama di DPR tentu itu bukan domain KPK untuk menanggapi," ungkapnya.

"Itu lebih tepat mengacu pada proses yang ada di DPR RI," tandasnya.

Di lain pihak KPK lebih pada posisi melanjutkan proses hukum, termsasuk praperadilan yang akan dihormati kemudian secara paralel penyidikan akan terus berjalan. "Proses penyidikan terus berjalan untuk suratnya akan dipelajari karena baru diterima hari ini. Yang pasti prinsipnya KPK bertindak sesuai hukum acara yang berlaku," tutupnya.(Jaa)

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%