KPK Harus Gunakan Dokter Sendiri untuk Pastikan Kesehatan Setnov

Senin, 11 September 2017 | 15:46
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Ketua DPR Setya Novanto.

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak boleh percaya dan menerima begitu saja alasan Setya Novanto sakit, sehingga tidak memenuhi panggilan sebagai tersangka korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). KPK harus membawa dokter sendiri untuk memastikan kondisi kesehatan Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar itu.

"KPK harus bawa dokter sendiri. Mantan Presiden Soeharto saja dengan dokter independen, apalagi cuma Setnov," kata Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Boyamin Saiman, Senin (11/9).

Lebih lanjut Boyamin menyatakan, KPK harus memanggil Novanto setelah mangkir pada panggilan pertama. Menurut Boyamin, setelah panggilan kedua nanti tidak diindahkan maka KPK bisa menjemput paksa Novanto. "Maka setelah panggilan kedua harus dengan upaya paksa membawa atau menangkap. Ini demi keadilan," kata Boyamin.

Dia mencontohkan dirinya pernah mengalami upaya paksa dari Polres Jakarta Selatan. "Meskipun status masih saksi setelah setelah panggilan pertama tidak hadir di Polres Jakarta Selatan," kata Boyamin.

Novanto diumumkan sebagai tersangka Juli 2017 lalu. Namun, baru kali ini dipanggil KPK. Hanya saja panggilan ini tidak bisa dipenuhi Novanto. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, mengatakan Novanto sakit dan dirawat di RS Siloam, Semanggi. Dia pun mempersilakan surat kesehatan Novanto dicek. (JPG)

Editor : Ali Rahman
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%