Polisi Amankan Lima Pelaku Persikusi Tertuduh Pencuri Vape

Minggu, 10 September 2017 | 18:47
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Tersangka persekusi pencuri vape (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID - Polisi akhirnya menangkap lima pelaku pengeroyokan atau persikusi atas tewasnya Abi Qowi Suparto (20) yang dituduh oleh para pelaku karena diduga mencuri sepaket Vape (rokok elektrik) seharga Rp 1,6 juta dari Rumah Tua Vape di Tebet, Jakarta Selatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta mengatakan, dari hasil pelaporan orang tua korban pada Kamis (7/9), polisi bergerak cepat kemudian berhasil menangkap lima tersangka yang telah melakukan persikusi terhadap Abi.

"Sudah lima orang tersangka yang kami tangkap, dan dua lagi masih dalam pengejaran," kata Kombes Pol Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (10/9).

Barang bukti pelaku persekusi pencuri vape

Barang bukti pelaku persekusi pencuri vape (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

 

Nico menjelaskan, kronologis penangkapan para tersangka yakni Fahmi Kurnia Firmansyah alias Firman yang merupakan pemilik toko Rumah Tua Vape ditangkap pada Kamis, (10/9) sekitar pukul 22.00 WIB bersama dengan Dimas di tokonya yang berlokasi di Tebet Barat, Jakarta Selatan.

Berselang kemudian, sekitar pukul 22.30 WIB tersangka atas nama Aditya Putra Wiyanto alias Adit ditangkap ditoko Rumah Tua Vape yang terletak di Pejompongan, Benhil, Jakarta Pusat.

Selain itu, tersangka lain atasa nama Armyando Azmir alias Ando secara langsung menyerahkan diri dengan datang langsung ke Rumah Tua Vape tempat lokasi Adi ditangkap.

"Tersangka lain inisial AP sudah kita tangkap dan sedang melakukan pemeriksaan," ucapnya.

Menurut Nico, sampai saat ini pihak kepolisian masih mengejar dua orang tersangka yang juga melakukan pengeroyokan atau persikusi terhadap Abi. "Dua orang lain masih buron, akan terus kita kejar pelakunya," tuturnya.

Dalam mengusut kasus tersebut polisi telah berhasil mengamankan barang bukti sejumlah telepon genggam, besi yang digunakan untuk memukul korban, satu buah sepatu, dan print out foto sayembara korban.

Para tersangka disangkakan tentang tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pengeroyokan pasal 340 KUHP dan atau 170 KUHP dengan hukuman minimal lima tahun penjara.

Sebelumnya diketahui, Abi Qowi Suparto (20) diduga mencuri sepaket Vape dan satu buah motor milik pengemudi ojek online. Kemudian Fahmi yang merupakan pemilik toko melakukan sayembara terhadap Abi di sosial media Instagram. Setelah mengetahui keberadaan Abi para pelaku langsung mengeroyoki dan memukulnya menggunakan besi hingga kritis.

Saat ditemukan Abi yang sedang dalam keadaan kritis langsung dilarikan ke RS Tanah Abang untuk dilakukan pengobatan, lalu dirujuk ke RS Tarakan hingga akhirnya tewas pada Minggu (3/9). (cr5/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%