Kemenag Bantah Pernyataan Kuasa Hukum First Travel

Minggu, 13 Agustus 2017 | 12:20
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa PT First Angugerah Karya Wisata wajib bertanggung jawab atas dana calon jamaah. Sekalipun memang, izin usaha biro perjalanan itu telah dicabut.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenag, Matsuki menambahkan, perusahaan juga diwajibkan memberangkatkan calon jamaah melalui biro perjalanan lain.

"Kenapa tangung jawab mereka, karena dari jamaah langsung ke First Travel, pemberian kewajiban ini semata-mata konsekuensi karena 
Kementerian Agama tidak bertanggung jawab. Justru kami bertanggung jawab menyelamatkan jamaah yang sudah membayar sebelumnya langsung kepada First Travel," ujarnya kepada wartawan Minggu (13/8), dilansir RMol Jabar (INDOPOS Grup).

Matsuki mengatakan, dana yang dibayarkan para calon jamaah umrah selama ini langsung masuk ke rekening First Travel.

"Jadi, mekanisme refund dan seterusnya untuk diatur tiga bulan itu silakan," ujarnya.

Sebelumnya, Eggy Sudjana selaku kuasa hukum First Travel mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa memenuhi kerugian para calon jamaah umrah karena izin perusahaan telah dicabut Kemenag.

Untuk itu, pemerintah melalui Kemenag harus bertangung jawab atas kerugian para calon jamaah. Bos First Travel Andika Surachman dan istrinya Anniesa Desvitasari sendiri telah ditahan kepolisian atas status tersangka penipuan. (JPG)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%