Johannes Marliem Dikabarkan Meninggal, KPK Serahkan ke Aparat Amerika

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 17:15
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Dok.JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID - Salah satu saksi kunci perkara dugaan korupsi e-KTP, Johannes Marliem meninggal dunia di rumahnya di Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis 10 Agustus 2017.

Dikabarkan banyak media asing, Marliem disebut tewas usai bunuh diri dengan menembakkan dirinya dengan senjata api. Terkait kabar tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya membenarkan kabar meninggalnya Johannes Marliem.

Namun, komisi antirasuah enggan memastikan apakah Marliem tewas karena bunuh diri atau kemungkinan lainnya. 

"Kematian yang bersangkutan itu menjadi domain aparat penegak hukum di sana (Amerika, Red)" kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Sabtu (12/8). 

Dikutip dari laman berita CBS Los Angeles (11/8) kemarin, mengabarkan adanya penutupan kawasan Beverly Grove, Los Angeles ditutup pada sore hari sekitar 600 blok dari North Edinburgh Avenue.

Awalnya, pada Rabu (9/8) malam ada laporan ke FBI yang diteruskan kepada kepolisian LA yaitu LAPD (Los Angeles Police Department).

Ilustrasi:Kasus e-KTP

Ilustrasi:Kasus e-KTP (Dok.JawaPos.com)

 

 

Saat tiba di lokasi, petugas menduga ada seorang anak kecil dan wanita di dalam rumah bersama seorang laki-laki.

Usai negosiasi dengan para petugas, akhirnya laki-laki itu membawa sang wanita dan anak kecil keluar pada pukul 7.30 malam waktu setempat. Sementara laki-laki itu ditemukan tewas di dalam rumah sekitar 02.00, Kamis (10/8) dini hari.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab tewasnya laki-laki tersebut. Namun, kemungkinan besar dia menembak dirinya sendiri. Meskipun telah banyak diberitakan di berbagai media bahwa pria itu adalah Marliem. (put/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%