Tokoh Masyarakat Kaget Ada Rumah Sekap KPK di Wilayahnya

Jumat, 11 Agustus 2017 | 17:57
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Rumah Sekap KPK di Kampung Benda, Cipayung, Depok, Jawa Barat (Dimas Riyandi/JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID - Keberadaan Save House milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berada di Jalan TPA, Cipayung, Depok ternyata memang tidak diketahui warga maupun tokoh masyarakat setempat.

Keberadaan rumah bercat kuning pucat dan berpagar besi hitam itu diungkap oleh saksi kasus suap Akil Mochtar, Niko Panji Tirtayasa saat rapat panitia khusus (pansus) angket KPK di DPR.

Mantan Ketua Ruku Warga (RW) 07, Kampung Benda, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Ganin mengungkapkan dirinya amat kaget dengan adanya pemberitaan bahwa rumah tersebut ada di sekitaran kediamannya.

Nanang yang memegang kunci gedung tersebut.

Nanang yang memegang kunci gedung tersebut. (Dimas Riyandi/JawaPos.com)

 

Bahkan selama menjadi ketua RW dan lama tinggal di wilayah Cipayung, Ganin baru mendengar rumah sekap itu di sekitar daerahnya dari pemberitaan di media.

"Kita sering kumpul dengan beberapa RW lainnya. Namun, kita baru dengar nih ada rumah sekap KPK disini," tuturnya kepada JawaPos.com Jumat (11/08).

Bukan hanya Ganin, Mantan Ketua RW 05, Gojali juga menyebut tidak pernah dengar bahwa ada save house KPK di sekitaran Jalan TPA, Cipayung, Depok. Dia malah kaget kalau ada berita yang memang menyebut lokasi save KPK di sekitar jalan utama TPA Cipayung.

"Saya memang dengar lewat pemberitaan, tapi kita ga pernah tahu. Bukan kita menutupi ya," tegasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Nanang, pria berusia 50 tahun yang membuka warung makan di depan Rumah Sekap KPK itu juga mengungkapkan bahwa rumah itu sudah bertahun-tahun tak berpenghuni.

"Saya yang sejak tahun 2015 dipasrahkan kunci rumah sama pemiliknya, Pak Yusman, tidak pernah ada orang yang ngontrak di sini atau keluar masuk, kecuali saya dan Pak Yusman yang setiap minggu datang ke sini," ujar Nanang.

Karena itu, Nanang juga mengaku kaget ketika ada kabar media yang menyebutkan bahwa rumah ini dikontrak KPK untuk dijadikan Rumah Sekap.

"Ya kaget, orang kunci rumahnya selalu ada sama saya, karena setahu saya yang terakhir ngontrak disini itu Bu Dian itu pun tidak lama," pungkas Nanang. (dms/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%