Hati-Hati Berbelanja di Online Shop

Kamis, 18 Mei 2017 | 22:18
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Sempat menjadi buronan polisi selama satu bulan, WA alias Ra, (28) akhirnya ditangkap tim reserse dari Subdit Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya. Ra ditangkap karena diduga sebagai pelaku penipuan dengan modus jualan online.

Tak tanggung-tanggung, korban penipuannya mencapai puluhan orang dengan kerugian lebih dari Rp 1 miliar. 

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Yusef Gunawan mengatakan, Ra ditangkap beberapa hari lalu di lokasi persembunyiannya di Perumahan Pakuan Hills Cluster Livistona Blok C No 33 Bogor. 

Selain menangkap Ra, polisi juga menyita berbagai barang bukti, di antaranya masing-masing satu ponsel merk Vivo dan Asus, dua kartu ATM BCA Platinum atas nama tersangka, satu bundel buku mutasi rekening atas nama tersangka, satu bundel buku mutasi rekening atas nama korbannya yang bernama Rahmaniah Khairiah, berbagai bukti transfer, beberapa print out percakapan melalui aplikasi LINE dan Whatsapp antara tersangka dan para korbannya, serta satu akun Instagram dengan nama akun Azzura Baby Boutique.

AKBP Ahmad Yusef menjelaskan, modus tersangka melakukan penipuan jual beli online dengan kedok berjualan tas-tas mewah merk ternama yang harga satuannya puluhan juta rupiah. Menurut Yusef, begitu ditangkap, Ra langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum.

"Yang bersangkutan sebelum dilakukan penangkapan, sebenarnya kami sudah melayangkan dua kali surat pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan penyidik. Namun dua kali pemanggilan itu tidak diindahkan oleh yang bersangkutan, malah tersangka menghilang dari rumahnya saat kami akan lakukan penjemputan paksa. Langsung kami lakukan pencarian dan berhasil kami amankan di kawasan Bogor itu," terang Yusef di Mapolda Metro Jaya, Kamis (18/5).

Menurut Yusef, kepada penyidik tersangka mengakui perbuatannya. Sehingga langsung dilakukan penahanan dan penetapan status tersangka. Ra sendiri dijerat dengan Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45A ayat (1) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Diuraikan Yusef, kasus ini berawal ketika para korban melihat barang dagangan tersangka di media sosial intagram dengan nama Azzura Baby Boutique. Para korban yang berminat akhirnya pun memesan barang yang mereka suka, yang umumnya tas-tas wanita bermerk serta mewah dengan harga jutaan rupiah. Tersangka memang sengaja memasang berbagai tas wanita mewah di akun instagram-nya sembari mengklaim kalau tas-tas itu langsung diimport dari Eropa namun dijual dengan harga lebih murah dibandingkan yang dijual di mall-mall mewah.

Ketika sejumlah uang sudah ditransfer dengan jumlah nominal sesuai dengan harga barang yang dipesan, namun barang yang dipesan tidak kunjung datang. Merasa ditipu para korban pun akhirnya melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya. Dari hasil penelusuran polisi, setidaknya jumlah uang para korban yang sudah ditransfer ke rekening tersangka setidaknya mencapai Rp 1,1 miliar.

Yusef mengingatkan kepada masyarakat agar jangan terlalu percaya dengan online shop yang banyak beredar di media sosial, harus dicari kebenarannya jika ingin membeli. “Jadi kami himbau agar selalu berhati-hati jika hendak berbelanja di online shop, jika terjadi penipuan segera laporkan ke kantor polisi agar langsung segera ditindaklanjuti,” tandas Yusef. (ind)

 

 

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%