Terkait Teror ke Novel Baswedan, Ini Permintaan Masyarakat Sipil Antikorupsi ke Presiden

Jumat, 21 April 2017 | 19:29
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Novel Baswedan saat akan dipindahkan ke RS Jakarta Eye Center (Imam Husein/JawaPos.com)

INDOPOS.CO.ID - 15 Perwakilan yang tergabung dalam Masyarakat Sipil Antikorupsi mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (21/4). Mereka meminta Presiden Joko Widodo terus mengawal pengusutan kasus penyiraman air keras yang menyerang penyidik Novel Baswedan.
"Presiden Jokowi harus memberikan perhatian penuh dan memastikan kredibilitas upaya Polri dalam mengungkap pihak-pihak yang harus bertanggungjawab atas praktik teror terhadap Novel Baswedan," kata Natalia Soebagyo.

Mantan pansel pimpinan KPK itu mengatakan, pelibatan masyarakat dalam proses pengungkapan itu dinilai sangat penting untuk membuktikan keseriusan komitmen pemerintah untuk mengungkap pelaku dan dalang teror tersebut. "Teror terhadap para pegawai KPK semakin brutal dan tekanan politik terhadap KPK juga semakin terbuka," ujarnya.

Natalia menambahkan, presiden juga harus terus mempertahankan momentum pemberantasan korupsi yang telah ada. Caranya, dengan memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada KPK dan upaya pemberantasan korupsi.

"Penting untuk selalu diingat, bahwa salah satu indikato keberhasilan Presiden Jokowi dalam pemberantasan korupsi adalah apabila KPK semakin kuat dan independen," pungkasnya.

Selain Natalia, turut hadir Betty Alisjahbana, Zainal Arifin Muchtar, Lelyana Santoso, dan Dadang Trisasongko. (Put/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%