Hati-Hati Penipuan Amplop Berisi Dokumen Tercecer

Rabu, 11 Januari 2017 | 09:22
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Peringatan bagi warga agar tak mudah terkecoh dengan berbagai modus kejahatan. Bukan hanya modus penipuan via telepon dan SMS dengan iming-iming sejumlah uang, ada juga modus penipuan dengan menyebarkan dokumen penting di jalan raya dan tempat umum strategis lainnya.

Salah satunya seperti temuan dokumen oleh Ilma, warga Kelurahan Lasoani, Kecamatan Mantikulore, Palu, Sulawesi Tengah pada Senin (9/1). Ibu rumah tangga warga Kelurahan Lasoani menemukan sebuah amplop warna cokelat di jalan raya dekat Pasar Lasoani.

Karena penasaran Ilma membuka isi amplop yang tidak berkop dan tidak pakai perekat tersebut. Dan isinya adalah dokumen penting, dokumen Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) sebuah perusahaan dan selembar cek BCA dengan nilai yang tertera di dalam dengan nilai lebih dari satu miliar rupiah. “Saya ketemunya amplop itu di pinggir jalan (dekat Pasar Lasoani, red). Pas saya buka isi surat penting dan cek,” cerita Ilma, kemarin.

Selembar SIUP dalam amplop tertera nama perusahaan PT Citra Karya Sejahtera, presiden direktur Ir Bambang Supriyambodo, dengan alamat perusahaan jalan Jend. Sudirman Wisma Metropolitan Lt. 7, Kelurahan. Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Pusat 12920. Di dalam SIUP tersebut juga tertera nomor Telepon kantor 021 5014 8777 dan contact person 0822 3199 4604. Di dalam amplop juga ditemukan selembar cek Bank BCA senilai Rp 1,7 miliar, dengan nomor cek CB 725477.

“Tolong dicek ini pak, apakah ini benar dokumen penting atau hanya penipuan,” pinta Ilma kepada koran ini.

Setelah dilakukan penelusuran di internet, pemberitaan sejumlah media di Pulau Jawa dan Sumatera, nama perusahaan yang sama juga ditemukan pada dokumen penting yang ditemukan warga. Dan disinyalir penyebaran dokumen penting di jalan raya dan di tempat-tempat umum ini adalah salah satu modus penipuan. Pada beberapa laman dan blog juga disebutkan bahwa penipuan berkedok surat jatuh sudah lama beredar di masyarakat.

Salah satu pemilik blog menjelaskan sebuah modus yang sama, yakni dengan menjatuhkan amplop cokelat berisikan surat-surat penting. Siapa saja yang mengembalikan akan menerima imbalan sejumlah uang. Pemberian uang kepada sipenemu dokumen melalui transfer ATM, tentunya dengan panduan di ATM oleh pelaku. Dan akhirnya ATM si penemu dokumen akan dikuras habis oleh pelaku. (ars/Radar Sulteng/JPG)

Editor : Wahyu Sakti Awan
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%