Ahok Keberatan dengan Keterangan Saksi JPU, Ini Alasannya

Selasa, 10 Januari 2017 | 18:10
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Basuki Tjahaja Purnama

INDOPOS.CO.ID - Terdakwa dugaan kasus penodaan agama Islam, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasa keberatan dengan keterangan saksi yang melaporkannya ke Polda Metro Jaya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu merasa pernyataan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman melaporkan dirinya berdasarkan sepenggal potongan video yang tersebar di media sosial (medsos) melalui aplikasi WhatsApp.

Calon Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, pengguna WhatsApp pada dasarnya tidak bisa mengirim video panjang. Termasuk video pidato lengkap yang berdurasi 1 jam 46 menit.

Ahok mempermasalahkan penggalan potongan video pada menit 24.20-24.33. "Saya keberatan, pidato satu jam dipotong jadi 13 detik, dan mengambil kesimpulan," ucap Ahok di Gedung Auditorium Kompleks Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta Selatan, Selasa (10/1).

Saat kunjungan kerja ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu 27 September lalu, Ahok menjelaskan bahwa yang dibicarakannya mengenai program budidaya ikan kerapu. "Saudara saksi tidak menyimak video utuh," tuturnya. (uya/JPG)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%